cara kerja search engine google

Cara Kerja Search Engine Google Untuk Pemula

  • SEO
  • 6 mins read

Cara Kerja Search Engine Google Untuk Pemula

Ketika baru pertama kali terjun ke dunia per-SEO-an, hal penting yang perlu kamu ketahui adalah mengetahui cara kerja search engine.  Hal ini merupakan tahap pertama untuk belajar SEO yang perlu kamu ketahui.  

Perumpamaan sederhananya adalah bayangkan saja kamu seorang tukang bengkel mobil, tapi tidak tahu cara kerja mesin mobil, bagian mana aja yang membuat mobil jalan atau apa aja yang membuat mobil itu mogok. Lalu, ketika ada seseorang yang ingin meminta bantuan untuk membenarkan mobilnya, bagaimana kamu bisa tahu cara memperbaikinya?

Kemungkinan terburuk ketika kamu asal-asal an memperbaiki mobil itu adalah mobil menjadi tidak bisa jalan. Hal buruk lainnya mungkin kamu akan dimarahi pemilik mobil tersebut.

Sama hal nya dengan SEO. Kalau kita tidak tahu cara kerja mesin telusur ini, bagaimana kita bisa membuat website yang bisa mendatangkan trafik kedalamnya, membuat konten yang mendapat peringkat ranking di Google, mendapatkan pelanggan hingga mendapat konversi sales untuk bisnis?

Maka dari itu, mari kita bahas apa itu search engine dan cara kerjanya.

Sekilas tentang Search Engine

Apa yang dimaksud dengan mesin pencari atau search engine

Search engine adalah mesin pencari yang memberikan hasil jawaban yang ada di database mereka sesuai dengan apa yang pengguna (users) cari. 

Omong-omong, perlu diketahui search engine bukan hanya Google saja, loh. Ada beberapa mesin penelusur yang patut kamu ketahui, yaitu Bing, Yahoo, Baiduu, dan lain sebagainya. 

Tapi, berhubung 83% market share dikuasai oleh Google dalam bidang mesin penelusur ini, jadi kita fokuskan untuk mengetahui cara kerja search engine Google.

Cara Kerja Search Engine Pada Umumnya

Setelah kita mengetahui pengertian search engine, lalu bagaimana cara kerja search engine pada umumnya?

Cara kerja semua mesin telusur (search engine) hampir semuanya sama yaitu dengan menelusuri jutaan halaman (pages) yang ada di internet dengan menggunakan web crawler (penelusur web) yang sudah di kembangkan oleh masing-masing search engine. 

Nah, web crawler atau penelusur ini biasanya disebut dengan search engine spiders atau bots. Tugasnya adalah untuk menelusuri website yang ditemuinya lalu mengikuti link-link yang ada di website untuk menemukan halaman-halaman baru dan begitu seterusnya. 

Cara Kerja Search Engine Google

Sama seperti search engine lain, Google memiliki bots yang membantunya mendeteksi dan mencantumkan konten-konten di internet dalam laman pencariannya.

Hingga saat ini, Google tidak pernah atau tidak mungkin memaparkan 100% tentang bagaimana mereka melakukan indeksasi konten. Akan tetapi, pada dasarnya ini 3 tahap yang mereka lakukan:

  • Crawling: Google menelusuri web untuk menemukan pages (halaman-halaman) untuk di tambahkan di database.
  • Indexing: Lalu, tahap selanjutnya adalah merapikan dan mengorganisir atau indexing pages.
  • Ranking:  menunjukkan hasil pencarian di database Google sesuai dengan query yang dicari pengguna

Apakah kamu bingung? Oke, mari kita sederhanakan. 

Bayangkan saja, pages (halaman-halaman) di website kalian itu buku dan Google adalah perpustakaan. Lalu seseorang minta ke Google untuk mencarikan buku favoritnya. Inilah cara kerja Google jika dianalogikan:

  • Crawling: Google menemukan buku-buku baru untuk ditambahkan di perpustakaan.
  • Indexing: Google merapikan dan meletakkan buku-buku itu di lemari sesuai dengan aturan (contoh genre, penulis, warna).
  • Ranking:  mencari dan memberikan buku di lemari sesuai dengan apa yang pengunjung perpustakaan tanyakan/cari 

Jadi, gimana? Sudah mengerti kan betapa luasnya Google sebagai perpustakaan dengan banyaknya informasi yang ditampung. Makanya, sering banget Google update kecil-kecilan di sistem mereka agar bisa bertahan dengan miliaran informasi baru yang diunggah ke internet setiap detiknya.

Agar lebih paham lagi, berikut saya jabarkan lebih lengkap tentang crawling, indexing, dan ranking.

Crawling

Setelah mengetahui tahapan Google bekerja seperti penjelasan diatas, kita jadi mengerti bahwa ketika pengguna (users) mencari suatu query atau keyword di mesin pencari, Google akan mencari informasi nya langsung di database nya mereka, bukan mencari satu-satu di semua website yang ada di seluruh muka bumi. 

Jadi bisa disimpulkan, bahwa crawler punya tugas penting berupa menemukan halaman-halaman baru untuk di-index dan mengambil semua informasi di setiap halaman tersebut berupa teks, gambar, video, pdf dan sebagainya. 

Setelah crawler menyelesaikan tugasnya dengan menemukan semua informasi yang diperoleh untuk dimasukkan ke database, lalu apakah semua informasi akan dimasukkan ke database?  Nah ini tugasnya indexing untuk melakukan tahapan selanjutnya.

Indexing

Ketika sebuah website selesai di-crawl, proses selanjutnya ialah dengan melakukan indexing.

Indexing adalah proses validasi dan analisis konten yang ada di halaman site dan menyimpannya di database

Proses indexing ini juga seperti seorang perpustakawan yang memilah-milah buku jenis kategori apa, dan membahas tentang genre apa yang perlu di letakkan di lemari sesuai dengan genre dan kategorinya. 

Di proses indexing ini juga, Google akan mencari tau mana halaman yang perlu di masukkan ke database atau tidak. Serta, memilah halaman-halaman yang tidak memenuhi peraturan yang diberikan oleh Google (merunut dari Google Guidelines), seperti sites yang spammy, konten yang keywords stuffing, atau site yang berbahaya. 

Serta perlu diketahui juga bahwa proses crawling dan indexing ini terus-menerus dilakukan agar database selalu fresh dan baru.

Ranking

Tahapan terakhir yang paling penting yaitu proses ranking. Proses ranking ini sebenarnya cukup rumit untuk dijelaskan. Karena, algoritma Google menggunakan lebih dari ratusan sinyal ranking untuk mencari konten mana yang patut muncul di halaman pertama Google. 

Di proses ini, ketika pengguna (users) mencari sesuatu (berupa kueri) di mesin pencari, Google akan mencari di database mereka jawaban yang paling relevan, memiliki kualitas terbaik dan bisa menjawab pertanyaan yang pengguna cari. Baru dimunculkan daftar konten halaman kalian di hasil pencarian Google. 

Algoritma Google ini memiliki beberapa faktor untuk menentukan ranking di SERP (beberapa di antaranya masih di rahasiakan oleh Google), yaitu:

  • Kueri: Google perlu memahami kueri apa yang dimaksud oleh pengguna, apa yang mereka cari, jawaban apa yang mereka mau dan sebagainya.
  • Halaman/pages yang relevan: Lalu, Google akan mencari tahu halaman yang menjawab pertanyaan pengguna.
  • Kualitas konten: Algoritma Google menentukan apakah halaman web merupakan sumber informasi terbaik, salah satu yang dilihat ialah jumlah voting yang didapatkan site dari backlink yang berkualitas. 
  • Kualitas website: Google mencari tau kualitas website dengan melihat dari sisi teknikal nya, apakah website nya sudah user friendly, memiliki sekuritas, mempunyai kecepatan website yang baik dan sebagainya.  

Demikian penjelasan dari cara kerja search engine Google. Setelah mengetahui proses Google memunculkan hasil di SERP, sekarang saatnya kamu perlu melakukan optimasi dan yang biasanya kita sebut Search Engine Optimization (SEO) di website yang kamu miliki. Agar website kamu terus bermanfaat untuk users dan bisa mengembangkan bisnis yang kamu miliki.

Semangat belajar SEO ya, karena ini akan worth it pada akhirnya!